Pages

Kamis, 11 Oktober 2012

KHASIAT PEGAGAN

Daun Pegagan

Pegagan atau dalam bahasa latinnya (Centella asiatica) dalam bahasa daerah sering disebutrumput kaki kuda, antanan gede, panegowang, tikusan, pagaga, piduh, kori-kori, gagan-gagan atau kisu-kisu. pegaga adalah tanaman perdu yang banyak tumbuh didaerah persawahan, namun terkadang masyarakat kurang mengetahui manfaat yang terkandung dalam tanaman tersebut, sehingga mereka mengabaikannya.
Pegagan yang simplisianya dikenal dengan sebutan Centella Herba memiliki kandungan asiaticoside, thankuniside,
isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, brahminoside, madasiatic acid, meso-inositol, centelloside, carotenoids, hydrocotylin, vellarine, tanin serta garam mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium dan besi. Diduga glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside merupakan antilepra dan penyembuh luka yang sangat luar biasa. Zat vellarine yang ada memberikan rasa pahit.
pegagan memiliki banyak khasiat diantaranya:
  1. penguat daya ingat (mempelancar sirkulasi darah ke otak)
  2. Infeksi batu saluran kencing
  3. Kencing keruh
  4. Susah kencing
  5. Pembekakan hati
  6. Campak
  7. Bisul
  8. Mata merah
  9. Batuk darah
  10. Muntah darah
  11. Batuk kering
  12. Mimisan
  13. Demam
  14. Radang amandel
  15. Sakit tenggorok
  16. Bronchitis
  17. Darah tinggi, dan lain-lain
Bersama ini dosis yang direkomendasikan dalam pemakaian pegagan:
-Herba kering: 1/4-1/2 sendok teh pegagan kering disedu dengan 150 ml air mendidih selama 10 menit, 3 kali/hari.
-Bubuk:1,000 -4,000 mg, 3 kali/hari (biasanya dalam kaspul)
-Tincture: (1:2, 30% alcohol)—30 to 60 tetes (sama dengan 1.5 to 3 mL – 5 mL ukuran sendok teh obat), 3 kali/hari -Ekstrak: 60 to 120 mg/hari; atau tergantung masalah penyakit. -Herba segar: 30-60 gram direbus dengan 3 gelas air menjadi 1 gelas air. -Untuk pemakaian luar: pegagan segar digiling halus dan ditempelkan di bagian yang akan diobati (herpes zoster, eksim, dll).
Cara pemakaian:
1. Demam: Tumbuk pegagan segar satu genggam (30-60 gr), tambahkan air lalu diperasa dan disaring. Boleh ditambah garam sedikit. Minum dalam keadaan perut kosong, 3 kali/hari.
2. Rejuvenasi dan insomnia: Minum campuran jus pegagan dari 30-60 gram daun segar yang ditumbuk, diperas, dan dicampur dengan susu.
3. Kesehatan umum: Rebus pegagan kering 1/2 sdt atau segar: 30-60 gram dengan beberapa iris jahe, tambahkan gula merah atau madu secukupnya.
4. Wasir dan konstipasi: Minum air rebusan 30-60 gram pegagan segar pegagan yang dicampur dengan beberapa siung bawang merah.
5. Kesehatan otak, menenangkan masalah mental dan epilepsi: Minum campuran bubuk pegagan dengan susu.
6. Sariawan di mulut: Tumbuk daun pegagan sampai halus, lalu tempelkan di tempat yang luka. Bisa juga bisa minum rebusan daun pegagan.
7. Menjernihkan suara: Kunyahlah pegagan dan telan sarinya.
8. Cacingan: Seduh 1/2 sdt. pegagan kering dengan air mendidih selama 20 menit, minum teh pegagan hangat-hangat.
9. Menaikkan stamina dan panjang umur: Tumbuk segenggam daun pegagan bersama kunyit. Peras dan saring airnya, kemudian dicampur madu dan kuning telur ayam kampung.
10. Anti batuk dan asma: Sering makan lalapan daun pegagan sebagai sayur lalap.
11. Eksim, kurap: Tumbuk daun pegagan dan tempelkan di tempat yang kena eksim.
12. Flu: Minum air rebusan pegagan segar (30-60 gr segar) yang telah dicampur dengan beberapa iris jahe.
13. Menetralkan kadar gula dan tekanan darah: Rebus 30-60 gram herba pegagan segar atau 1/2 sdt pegagan kering dan minum air rebusannya.
14. Sinusitis: Minum air rebusan 30-60 gr pegagan segar yang direbus dengan tiga gelas hingga menjadi satu gelas, serta ditambah sedikit merica.
Perlu diperhatikan: Pemakaian pegagan (maupun umumnya pemakaian herba lainnya juga) tidak dianjurkan lebih dari 6 minggu. Bila ingin melanjutkan lebih dari 6 minggu, dibutuhkan waktu 2 minggu jeda. Kandungan Asiaticoside pada pegagan pada sebuah penilitian ilmiah telah menyebabkan terjangkitnya tumor pada tikus, tapi hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut (HealthandAge.com); jadi orang yang mempunyai sel tumor atau kanker dianjurkan lebih baik tidak mengasup pegagan.
Efek samping: Jarang ditemukan efek sampingan setelah mengasup pegagan, akan tetapi ada beberapa keluhan sebagai berikut: alergi pada kulit dan kulit terasa panas seperti terbakar (pada pemakaian luar), pusing, perut terasa kurang enak, mual, sakit kepala, dan rasa mengantuk berat pada pemakaian dosis tinggi. Wanita hamil tidak dianjurkan mengasup pegagan karena bisa terjadi keguguran spontan.
Manfaat yang luar biasa terkandung dalam tanaman pegagan. jadi tanaman ini alangkah baiknya jika di manfaatkan secara optimal sebagai obat herbal alternatif yang murah, berkhasiat dan tidak memiliki efek samping yang berbahaya. tentunya masih banyak lagi manfaat-manfaat yang terkandung dalam tanaman pegagan ini. semoga artikel ini bermanfaat bagi teman-teman.

0 komentar:

Posting Komentar


WELCOME TO BLOG "LADANG TOGA"

Followers

Text

Comments